0818-568711       info@grahamaya.com       Senin-Sabtu 08.00-17.00 WIB    Search  

admin - 28 Nov 2019

Masa Depan Desain Grafis



Seiring perkembangan zaman, industri kreatif menjadi semakin dinamis dari hari ke hari, tak terkecuali di bidang desain grafis. Pergeseran tren aktivitas pemasaran secara signifikan berdampak pada meningkatnya kebutuhan pelaku bisnis akan tampilan visual yang dapat berkomunikasi secara efektif dengan khalayak.

Kesempatan kerja di industri kreatif terus bertambah dan pekerjaan yang digarap semakin terspesialisasi. Tak heran, banyak desainer dan orang yang berminat untuk terjun ke dunia desain bertanya-tanya; Apa yang sebenarnya akan terjadi dalam beberapa tahun ke depan?

Minat dan Permintaan untuk Freelancing dan Remote Worker Meningkat

Hingga saat ini, desainer grafis lumrahnya bekerja pada sebuah korporasi yang memiliki struktur pekerjaan dan birokrasi yang formal. Jalur karir profesional memang menjadi pilihan utama bagi mayoritas pekerja yang baru mulai menapaki karir di dunia profesional.

Kendati demikian, minat akan pekerjaan yang berbasis freelance semakin digemari. Faktor kuat yang menjadi motif utama para profesional dalam keputusan memilih freelancing adalah mereka diperbolehkan untuk bekerja secara mobile dan bebas dalam memilih jam kerja serta project yang akan dikerjakan. Di sisi lain, pelaku bisnis juga diuntungkan karena tidak perlu membayar pegawai dengan gaji bulanan melainkan berbasiskan hasil pekerjaan.


Konten Visual Melewati Popularitas Tulisan

Informasi yang diproses oleh otak manusia 90% diantaranya berasal dari rangsangan visual. Sumber dari materi yang diproses otak manusia umumnya berasal dari grafis, foto dan pemandangan. Beberapa tahun belakangan ini, terjadi pergeseran dalam preferensi publik akan format konten yang mereka lihat. 

Pelaku bisnis telah menyadari bahwa masyarakat modern lebih gemar mengakses informasi yang disuguhkan dengan video, gambar atau infografis. Bahkan, banyak perusahaan yang mulai menggunakan meme dalam aktifitas marketing campaign. Dengan demikian, masuk akal rasanya bila profesional di bidang desain grafis semakin dibutuhkan oleh pelaku bisnis untuk memasarkan produk mereka.

 

Terjadi Perkawinan antara Desain Grafis dan VR/AR

Meroketnya popularitas AR (Augmented Reality) dan VR (Virtual Reality) terjadi dengan sangat cepat dalam beberapa tahun belakangan. Pelaku bisnis di bidang  perumahan, fashion, hiburan dan travel telah mengadopsi metode pemasaran melalui VR/AR dengan hasil yang memuaskan. Tujuan utama dari marketing VR/AR adalah memberikan pengalaman yang lebih nyata kepada konsumen dan mengubah atau menguatkan keputusan pembelian mereka.

Selalu ada hal yang bisa diperbaiki, tak terkecuali dalam teknologi VR/AR. Desainer grafis dapat meningkatkan kualitas dan akurasi dalam detil simulasi yang ditampilkan. Kolaborasi dari dua cabang desain ini krusial dalam perkembangan aktivitas pemasaran dengan implikasi yang cukup luas.

 

AI Terlibat dalam Proses Desain

Perkembangan teknologi membantu manusia untuk melakukan pekerjaan dengan efisien dan memangkas durasi pengerjaan. Artificial Intelligence sudah menjadi sahabat baru dari pelaku bisnis dalam beberapa tahun terakhir. Industri dari berbagai bidang telah menggunakan teknologi ini dan mengingat usaha pengembangan AI yang semakin marak dan intens, maka kualitas informasi yang dipetik dan kontribusi yang akan diberikan di proses pemasaran akan semakin berkualitas.

Desainer grafis dapat memilih elemen dalam sebuah desain yang sedang digemari oleh masyarakat mengacu kepada data yang dihimpun AI. Informasi yang memiliki tingkat presisi yang tinggi akan memangkas waktu produksi dan menambah bobot informasi yang berhasil ditanamkan dalam benak khalayak.


Sumber Artikel : https://idseducation.com/articles/masa-depan-desain-grafis/
Sumber Gambar : https://cdnp2.stackassets.com/9e39a5e8c94f6d5a5e659ebc6401ccd075e4fa31/store/29281c80865904a4c14469f658c9c54f75e9759b83fa89b11eb0fca3f876/sale_9373_primary_image.jpg